A. Asal Mula Adat
Pepadun
Adat
pepadun didirikan sekitar abad ke-16 pada zaman kesultanan Banten. Pada mulanya
terdiri dari 12 kebuaian (Abung Siwo Mego dan Pubian Telu Suku), kemudian
ditambah 12 kebuaian lain yaitu Mego Pak Tulang Bawang, Buay Lima Way Kanan dan
Sungkai Bunga Mayang (3 Buay) sehingga menjadi 24 kebuaian.
Adat
Pepadun dipakai oleh masyarakat adat Abung Siwo Mego, Mego Pak Tulang Bawang,
Pubian Telu Suku, Buay Lima Way Kanan dan Sungkai Bunga Mayang.
B. Upacara Perkawinan
Adat Lampung Pepadun
Untuk
lebih mengenal kebudayaan masyarakat lampung pepadun, terutama mengenai tata
cara adat perkawinannya, berikut akan dijelaskan rangkaian prosesi adat
pernikahannya yang memiliki keunikan tersendiri dibanding daerah lain.
a) Nindai / Nyubuk